MENAKAR PROSPEK IPO BUMN 2023
Tentu dibutuhkan capex besar untuk membangun kekuatan PGE ini, apalagi ada rencana penggabungan bisnis bumn geotermal dan PGE termasuk kandidat terkuat sebagai holding. Maka rencana IPO ini dinilai cukup penting dan strategis buat PGE. Harapannya IPO ini bukan hanya untuk fund raising saja, tetapi dengan status Tbk diharapkan kinerja perusahaan negara ini bisa lebih baik karena tuntutan GCG yang lebih besar.
Sementara itu anak perusahaan Pertamina yaitu Pertamina Hulu Energi ( PHE ) mengelola portofolio atau operasional sebanyak 58 anak perusahaan, 6 perusahaan patungan dan 2 perusahaan afiliasi yang mengelola blok migas di dalam dan luar negeri, serta bergerak di kegiatan usaha hilir migas dan services.
Seperti diketahui lifting minyak di Indonesia sudah dalam kondisi stagnan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini disebabkan kualitas sumur minyak yang sudah tua dan makin berkurangnya kegiatan investasi baru dalam eksplorasi sumber migas baru. Diharapkan dengan IPO ini, maka kekuatan PHE bisa bertambah baik sehingga upaya explorasi migas sector hulu bisa ditingkatkan.
Kandidat IPO lainnya adalah PalmCo . Perusahaan ini merupakan subholding milik Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III. Perusahaan dibentuk untuk fokus di sektor kelapa sawit.
Dengan menjadi perusahaan Tbk maka beberapa advantage bisa diraih Palm Co. Pertama mendapatkan dana segar IPO yg dibutuhkan untuk ekspansi usaha. Hal ini terutama untuk rehabilitasi fasilitas pabrik pengolahan CPO yang relatif sudah tua dan dana replanting sawit. Kedua menjadi Tbk berarti akan meningkatkan kualitas governance perusahaan sehingga intervensi dari pihak manapun bisa lebih di minimalisir. Manfaat ketiga , sebagai perusahaan bk akan dituntut performance yang prima sehingga akan terus dilirik investor. Jadi Palm Co punya harapan tumbuh besar ke depan dengan status sebagai anak BUMN Tbk.
Konsolidasi lahan Palm Co sekitar 500 ribu ha, masih kalah dibandingkan total sawit yang dimiliki swasta. Apalagi sebagian besar swasta besar seperti Sinar Mas, Salim Group, Wilmar Group juga masuk ke hilir (minyak goreng) dgn sangat masif. Jadi butuh upaya keras menjadikan IPO Palm co mendapatkan respon market. Apalagi 2023 masih dibayangi situasi resesi ekonomi.
Diferensiasi yg dimiliki palm co adalah sebagai perusahaan negara yang bisa sinergi dengan banyak BUMN lainnya sehingga potensi value creation relatif besar. Misal kerjasama riset, hilirisasi product maupun kerjasama rantai pasok (value chain) dgn BUMN lainnya.
