Menakar Strategi Konsolidasi BUMN Danantara
BUMNINC. COM I Pembentukan Danantara sebagai superholding BUMN menandai titik transformasi strategis yang mengubah peran perusahaan milik negara dari sekadar alat kontrol menjadi mesin value creation skala global. Pada era Erick Thohir (2019–2024), fokus lebih banyak diarahkan pada restrukturisasi sektoral, efisiensi operasional, serta penyelamatan BUMN yang bermasalah. Namun, sejak 2025 arah kebijakan bergeser secara signifikan. Danantara hadir bukan sekadar untuk menyatukan entitas bisnis—tetapi untuk membentuk kekuatan ekonomi terintegrasi yang siap bersaing di kancah regional dan global.
Konsolidasi ini berangkat dari kebutuhan mendesak untuk efisiensi dan sinergi. Selama bertahun-tahun, lini bisnis BUMN di Indonesia kerap tumpang tindih, dari asuransi, pelabuhan, rumah sakit, hingga teknologi. Ketidakterpaduan ini menciptakan pemborosan biaya operasional dan melemahkan koordinasi lintas entitas. Dengan penggabungan dan pengintegrasian—seperti merger, layanan bersama, pengadaan massal—diharapkan akan muncul skala ekonomi yang nyata dan terukur.
Selain itu, konsolidasi melalui Danantara juga memperkuat neraca keuangan. Banyak BUMN memiliki modal terbatas, sehingga kesulitan melakukan ekspansi atau menarik pendanaan besar. Dengan balance sheet yang terintegrasi, Danantara mampu menerbitkan obligasi global dengan biaya lebih rendah, memperluas akuisisi regional, dan meningkatkan rating kredit. Targetnya adalah menjadikan Danantara sebagai “regional champion” setara Temasek (Singapura) atau Khazanah (Malaysia).
Fokus konsolidasi juga membuka jalan untuk optimalisasi aset negara. Banyak BUMN memiliki aset non-inti yang tidak produktif atau kurang strategis. Divestasi terhadap aset-aset ini memungkinkan konsentrasi modal pada sektor inti seperti energi, telekomunikasi, transportasi, dan keuangan—yang potensial memberikan kontribusi dividen lebih besar. Portfolio yang ramping dan fokus menjadikan BUMN bukan hanya instrumen kontrol negara, tapi mesin pencipta nilai yang berkelanjutan.
