Optimisme Subholding Sarana Infrastruktur Krakatau Steel Capai Laba Rp1,1 triliun di Akhir Tahun
Hingga akhir tahun ini, Subholding Sarana Infrastruktur Krakatau Steel menargetkan laba bersih dan EBITDA sebesar Rp467,2 miliar dan Rp1,1 triliun.
Silmy menambahkan, Subholding Sarana Infrastruktur Krakatau Steel ini juga disiapkan untuk fokus kepada pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan diantaranya dengan mengembangkan beberapa proyek strategis yaitu Floating Sollar Cell (Pembangkit Listrik Tenaga Surya/PLTS Terapung) maupun proyek Sea Water Reverse Osmosis yang dapat menghasilkan kapasitas air bersih sebesar 1.000 liter per detik.
“Dengan pengalaman kami yang lebih dari 40 tahun melayani berbagai perusahaan manufaktur di kawasan industri serta dengan potensi yang kami miliki, kami yakin Subholding Sarana Infrastruktur Krakatau Steel ini ke depan akan mampu menjadi pemimpin di Asia Tenggara dalam memberikan pelayananan infrastruktur industri yang terintegrasi,” pungkas Silmy. []

