Pertamina Bangun Pelabuhan Minyak Bumi di Sorong, Amankan Pasokan Energi Indonesia Timur
Meski bergerak cepat, proyek tak melupakan aspek lokal tanah Papua, terutama kearifan lokal dan rakyat Papua sendiri. Sebelum pekerjaan pembangunan dimulai, sosialisasi kepada pemangku kepentingan utama telah dilakukan oleh tim manajemen dari kontraktor EPC dan kilang Kasim sejak 12 Januari 2021, terutama kepada tokoh masyarakat di 9 kampung di Distrik Seget, Kabupaten Sorong.
“Bahkan, kami juga menyelenggarakan upacara adat yang melibatkan warga ring 1 kilang Kasim,” tutur Ifki.
Di samping memperhatikan kearifan lokal, proyek pun mengutamakan penggunaan tenaga kerja lokal. Ifki mengatakan bahwa tenaga kerja non-skill diutamakan berasal dari warga ring 1 Distrik Seget, Kabupaten Sorong.
Ifki menambahkan, proyek Open Access amat penting bagi kilang Kasim sebagai satu-satunya kilang di wilayah Indonesia timur. Fasilitas yang dibangun nanti akan memungkinkan kapal bermuatan lebih dari 200.000 barel minyak mentah dapat bersandar sehingga tidak hanya akan mengembalikan kapasitas desain kilang Kasim yang sebesar 10.000 barrel per stream day (BPSD) per hari, tetapi juga dalam jangka panjang berpotensi dapat meningkatkan kapasitas hingga 50.000 BPSD.


