Perum Perhutani Minta Bekas Jalur Sumur Geothermal Direvegetasi
Kawasan ini kembali ditanami vegetasi endemik Gunung Slamet dengan luasan 19 hektare. Saat ini revegetasi sudah mencapai luasan lima hektare dan ditarget selesai pada akhir 2023.
Adapun sumur H, sementara masih dalam status maintenance dan tidak ditinggalkan.
Karena itu PT SAE tetap berkomitmen penuh mengembalikan kondisi hutan lindung yang sebelumnya dibuka untuk aktivitas eksplorasi.
Bahkan ia menyebut, rumput sudah menutup kawasan well pad sehingga kecil kemungkinan menimbulkan banjir bandang, seperti yang pernah terjadi pada 2016 dan 2017.[]
