Sinergi LEN dan AP II Kaji Potensi Penggunaan PLTS di Seluruh Bandara AP II
BUMNINC.COM I PT Len Industri (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) menandatangani MoU kerja sama tentang kajian potensi pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di seluruh bandara AP II di Indonesia.
Penandatanganan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentang pembentukan Tim Percepatan Pengembangan dan Pemanfaatan Energi Surya di BUMN dengan nomor surat SK-252/MBU/07/2020 pada bulan Juli 2020 lalu.
“Sinergi BUMN dapat menciptakan kerja sama strategis yang saling menguntungkan dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki masing-masing BUMN,” kata Direktur Utama Len Industri, Zakky Gamal Yasin, Kamis (5/11/2020).
Lebih lanjut Zakky mengatakan Len sangat peduli terhadap pengembangan PLTS di Indonesia. Program pengembangan industri PLTS seharusnya bisa lebih ke hulu lagi, karena didukung dengan kekayaan alam atau bahan baku sel surya di Indonesia. “Kita akan siapkan dua skema, yang pertama sistem yang bisa menghemat konsumsi listrik AP II, yang kedua Len akan menyewa sisa atapnya untuk pemasangan PLTS,” kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin menjelaskan jika kajian tentang kelayakan atas potensi pembangunan sistem PLTS di seluruh bandara telah selesai maka pihaknya bisa memasukkan roadmap pengembangan renewable energy.
“Harapan saya bisa selesai sebelum akhir tahun, sehingga rencana dalam RKAP memiliki acuan yang jelas. Asumsi saya bisa meminimalkan biaya operasi konsumsi listrik bisa mencapai 10 sampai 15 persen jika maksimal,” kata Awaluddin.
