Acces by KAI, Mudahkan Perjalanan Pelanggan KAI
Dalam rangka memperingati Hari Kereta Api Nasional ke-72, PT KAI meluncurkan All New KAI Access pada 28 September 2017 fitur baru seperti e-Moda, Porter, dan Meals, serta Chat with Loko, dan juga e-Magazine (Majalah Rel dan OnTrack) dan fasilitas boarding pass elektronik. Dalam rangka memperingati Hari Kereta Api Nasional ke-73, yaitu 28 September 2018, fitur pembatalan, pengubahan jadwal, KA Lokal (dirintis pertama kali untuk KA Lokal Bandung Raya dan dompet elektronik (Mandiri E-Cash, BNI Unikqu, dan Telkomsel T-Cash) ditambahkan dalam KAI Access.
Pada November 2019 Aplikasi KAI Access mengubah tampilannya dan menambanhkan fitur baru. Sebelumnya Fitur di KAI Access adalah sebagai berikut: tiket kereta antar kota & kereta lokal, integrasi dengan website kereta bandara, connecting train, tambahkan tiket, pembatalan tiket, perubahan jadwal, E-boarding Pass, pembelian tiket reduksi, Railfood, Informasi KAI LOGISTIK, keranjang pemesanan (single billing). Untuk metode pembayaran melalui E-Wallet (Link Aja dan OVO), pembayaran VA BCA, KAIPAY, Credit card payment, pembayaran QRIS dan pembayaran direct debit. Selain itu ada fitur PPOB (Pembelian Pulsa Paket data dan token Listrik) hingga jadwal KRL.
Menurut Joni, hingga Agustus 2023 jumlah user pengguna Acces terus mengalami pertumbuhan signfikan. 2017 sebesar 314.090, 2018 sebesar 942.303, 2019 sebesar 2.208.744, 2020 sebesar 1.342.990, 2021 sebesar 1.394.685, 2022 sebesar 3.827.231 dan 2023 sebesar 3.257.058 dan total User Register sebanyak 13.287.101. sementara itu, jumlah user active hingga 28 Agustus 2023 sebanyak 5.912.220

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo saat menjelaskan aplikasi “Access by KAI” di The Westin Jakarta, Kamis (10/8). Foto: KAI
Berubah nama sejak Agustus 2023 dan memiliki banyak keunggulan
Joni menjelaskan Access by KAI atau yang disebut dengan “Access” mencerminkan ide bahwa platform tersebut memberikan akses lebih luas ke berbagai layanan atau konten yang ada di aplikasi. Tidak hanya untuk pembelian tiket kereta api saja namun kedepan harapannya Access menghadirkan fitur yang lebih luas.
“”Access” juga merupakan interpretasi dari semua kemudahan untuk mendapatkan apapun dengan satu genggaman dalam satu aplikasi. Dengan masih menggunakan unsur “Access” maka masih membawa identitas dari aplikasi sebelumnya sehingga pengguna tidak perlu bingung dengan perubahan yang kami lakukan. Nama “Access” lebih menarik daripada “KAI Access” karena lebih mudah dikenali dan akan lebih mudah diingat oleh calon pengguna,” tutur dia.
