Begini Perubahan Pola Operasi Perjalanan KRL Jabodetabek, Terkait Pembangunan Stasiun Manggarai
Sedangkan pola operasi KRL Lintas Cikarang/Bekasi akan melayani dengan dua skema operasi yaitu sebagai berikut:
1. Full Racket (Looping)
- Cikarang/Bekasi – Jatinegara – Manggarai – Kampung Bandan – Pasar Senen – Jatinegara – Bekasi/Cikarang.
- Cikarang/Bekasi – Jatinegara – Pasar Senen – Kampung Bandan – Manggarai – Jatinegara – Bekasi/Cikarang.
- Half Racket
- Cikarang/Bekasi – Jatinegara – Manggarai – Tanah Abang – Kampung Bandan (PP).
- Cikarang/Bekasi – Jatinegara – Manggarai – Tanah Abang – Angke (PP)
Sedangkan untuk Lintas Rangkasbitung, Lintas Tangerang dan KA Bandara Soetta tidak terjadi perubahan.
Dalam mendukung pola operasi tersebut maka dapat disampaikan frekuensi perjalanan sebagai berikut:
- Lintas Bogor/Depok/Nambo jumlah frekuensi perjalanan sebanyak 406 per hari. Dengan penomoran perjalanan KRL relasi Bogor/Depok – Jakarta Kota PP yaitu 4000 – 4499 dan perjalanan KRL relasi Nambo-Jakarta Kota PP yaitu mempunyai nomor perjalanan 4500 – 4999.
- Lintas Cikarang/Bekasi untuk pola operasi full dan half racket jumlah frekuensi perjalanan sebanyak 246 per hari. Untuk penomoran perjalanan KRL relasi Cikarang/Bekasi – Angke/Kampung Bandan PP yaitu 5000 – 5499, perjalanan KRL relasi Cikarang/Bekasi – Kampung Bandan – Bekasi/Cikarang via Manggarai yaitu mulai 5500 – 5999, serta perjalanan KRL relasi Cikarang/Bekasi – Kampung Bandan – Bekasi/Cikarang via Pasar Senen penomoran perjalanan mulai 6000.
- Tanjung Priuk menjadi 76 perjalanan yang sebelumya sebanyak 74 perajalanan tiap harinya.
- Lintas Tangerang dan Rangkasbitung tidak mengalamai perubahan frekuensi perjalanan.

