Omzet Holding BUMN Farmasi Meningkat 203%
BUMNINC.COM I Holding BUMN Farmasi (Bio Farma, Kimia Farma dan Indofarma) menunjukan kinerja yang memuaskan sepanjang tahun 2021, dengan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 43,44 triliun.
Pencapaian ini, meningkat sebanyak tiga digit, atau sebesar 203,16% jika dibandingkan dengan kinerja tahun 2020, yang mencapai Rp 14,32 triliun. Laba usaha tahun 2021 meningkat sebesar 668,1% dibandingkan tahun 2020 atau mencetak laba bersih Rp 1,93 triliun.
Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, kinerja yang meningkat signifikan ini salah satunya merupakan kontribusi dari keberhasilan Bio Farma dalam melaksanakan penugasan untuk penyediaan dan pendistribusian vaksin Covid-19, serta didukung dari penjualan layanan regular Bio Farma berupa vaksin dan serum untuk pasar domestik maupun pasar internasional.
Honesti menambahkan bahwa vaksin merupakan game changer, untuk membantu bangsa Indonesia keluar dari permasalahan pandemi Covid-19. Bio Farma sebagai induk Holding BUMN Farmasi, mendapatkan penugasan vital dan strategis dari pemerintah untuk dapat memastikan distribusi 400 juta dosis vaksin Covid-19 dengan tetap mempertahankan kualitas berstandar tertinggi dari WHO.
Kiprah Bio Farma dan anak usahanya dalam perang ini merupakan bentuk komitmen dari BUMN Farmasi untuk menjalankan peran strategis dalam menjaga stabilitas penyediaan dan distribusi vaksin secara nasional.
