TransJakarta Kecam Keras Pelecehan Seksual di bus
“Namun pelaku memberontak dan nekat loncat melalui ‘ralling’ (pagar) halte sehingga terjatuh dan barang-barang pribadinya tertinggal, kemudian lari,” katanya.
Adapun beberapa barang pribadi yang jatuh dan tertinggal adalah kartu pelanggan TransJakarta, satu paket kunci-kunci, kartu Flazz berisi saldo Rp31.500 dan uang tunai Rp65.000.
Kemudian barang-barang tersebut sudah diamankan oleh petugas pramusapa untuk diserahkan kepada pihak Kepolisian sebagai barang bukti proses hukum selanjutnya.
Kepekaan dan kesigapan inilah yang dilakukan oleh petugas pramusapa dalam tindakan kejahatan apapun yang terjadi di lingkungan layanan TransJakarta.
Apriastini menyebutkan, pihaknya mengapresiasi pihak terduga korban yang berani melapor ke petugas TransJakarta terkait pelecehan itu.
“Kami sangat mengapresiasi keberanian korban melaporkan pelecehan tersebut, baik kepada kami maupun nanti ke pihak yang berwajib. Semoga pihak korban mau melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib,” kata Apriastini.
Dia juga mengapresiasi gerak cepat petugas dan pelanggan dalam menolak adanya tindakan pelecehan seksual, khususnya di transportasi umum. ”Salah satunya pelecehan seksual ini, kami sangat mengapresiasi ini,” katanya.
