Kinerja Positif Lembaga Keuangan Indonesia
Implementasi ESG Sebagai Bagian dari Strategi Utama Perusahaan
Implementasi ESG menjadi komponen krusial yang menjadi perhatian BUMN jasa keuangan karena pesatnya pertumbuhan Pembiayaan Berkelanjutan (Sustainable Finance). Pada tahun 2022, total Sustainable Portfolio dari Mandiri mencapai hingga Rp 228 triliun atau sebesar 24,5% dari total portofolio pembiayaan. Dengan nilai Green Porfolio sebesar Rp 106 triliun (11,4%) dan Social Portfolio sebesar Rp 122 triliun (13,1%). Bank Mandiri juga secara aktif melakukan inisiasi efisiensi energi, tercatat terjadi penurunan konsumsi energi sebesar 21% pada tahun 2022 dibandingkan tahun 2021. Mandiri juga telah melakukan pengembangan green building di Gedung Mandiri di Surabaya dan telah memiliki tiga bangunan utama yang menggunakan panel surya sebagai sumber energi.
Di lain sisi, BRI aktif mengembangkan dan mengimplementasikan prinsip ESG, langkah BRI sudah dimulai sejak tahun 2013 dengan mempublikasikan Sustainability Report yang pertama. BRI juga merupakan first mover yang mengimplementasikan sustainable banking. Pada periode 2019, BRI menerbitkan sustainable bond sebesar 500 juta dolar, dan menjadi Bank pertama di Asia Tenggara. Sebesar 69% hasil dari penerbitan obligasi ini disalurkan untuk proyek sosial. Di tahun yang sama, BRI menetapkan Sustainable Finance
Action Plan 2019-2024. Di tahun 2020, BRI telah melakukan perhitungan emisi Gas Rumah Kaca atau green house gases untuk aktivitas operasional. BRI juga mengembangkan produk digital tabungan digital sebagai upaya pengurangan emisi dari mobilitas nasabah dan penggunaan kertas.
Inisiasi BRI terkait ESG terus berlanjut pada tahun 2021, melalui pembentukan divisi khusus dan komite ESG setingkat board management yang memiliki fungsi monitoring pengimplementasian ESG.
Pada tahun 2022, BRI menerbitkan Green Bond senilai Rp 5 triliun, BRI mengadaptasi prinsip Green Bond ICMA, Peraturan OJK dan Taksonomi Hijau untuk menerbitkan Green Bond tersebut. Selain itu, di tahun yang sama BRI telah menetapkan ESG Roadmap, melakukan partnership untuk mengimplementasikan Carbon Accounting Financials, pembangunan kantor baru dengan prinsip green building, menetapkan aturan (loan policy) untuk sektor pulp and paper, serta melalukan financed emission calculation., Pada Q1 2023 tercatat total portofolio pembiayaan hijau (Sustainable Loan Portofolio) BRI mencapai sekitar 66,7% dari total portofolio pembiayaan.
