Pelindo Labuan Bajo Beri Dana Rp100 Juta Untuk Konservasi Penyu
Sejak dibentuk pada tahun 2017, Pokmaswas Bangko Bersatu sudah aktif menjaga penyu. Oleh karena itu, Pelindo berharap komitmen kelompok masyarakat ini memanfaatkan bantuan tersebut untuk konservasi penyu.
“Kami berharap bantuan itu digunakan dengan baik untuk pelestarian dan pengembangan pariwisata dari kegiatan konservasi,” ucap Dimaz.
Ketua Ikatan Pemuda Peduli Konservasi, Fadil Mubaraq yang terlibat bersama Pokmaswas Bangko Bersatu menyambut antusias bantuan yang diberikan oleh Pelindo.
Dia menjelaskan pelepasan tukik adalah bentuk edukasi kepada masyarakat, terutama bagaimana hubungan masyarakat dan lingkungan sekitar. Sejak 2017, mereka telah melepas liarkan 1.557 ekor tukik di wilayah itu.
“Memang kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan dengan cara merawat biota alam yang dilindungi dalam kawasan konservasi menjadi hal yang penting dan ditekankan di sini,” ucap Fadil.
Dia menjelaskan bantuan itu dapat dimanfaatkan untuk kepentingan konservasi penyu, seperti pembangunan kantor edukasi, ruang diskusi, dan perpustakaan mini.
Bantuan itu juga bisa digunakan untuk peningkatan kapasitas para penggiat konservasi, penambahan beberapa alat penunjang lain, dan operasional pemeliharaan

