Pengembangan Sustainable dan Green Financing HIMBARA
Mayoritas aset berasal dari liabilitas, dengan nilai mencapai Rp 4.349 Triliun pada tahun 2022, mengalami peningkatan sekitar 18% dari Rp 3.687 Triliun pada tahun 2021. Sementara itu, penyokong aset lainnya, yaitu ekuitas, juga mengalami kenaikan sekitar 10%, meningkat dari Rp 661 Triliun pada tahun 2021 menjadi Rp 725 Triliun pada tahun 2022. Hal ini menandakan bahwa klaster jasa keuangan mengalami ekspansi dan pertumbuhan dalam skala keuangannya. Peningkatan liabilitas dapat mencerminkan kebijakan perbankan yang lebih agresif dalam pemberian kredit atau ekspansi bisnis lainnya. Di sisi lain, pertumbuhan ekuitas menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan dalam klaster ini juga berhasil meningkatkan modal yang dimilikinya.

Sumber: Laporan Tahunan 2022 Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan Peruri

