Prospek IPO GoTo di Bursa Efek Indonesia
BUMNINC.COM I GoTo segera akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penawaran Initial Public Offering (IPO) raksasa aplikasi ini diperkirakan menarik minat besar investor domestik dan international.
Meskipun beberapa kinerja perusahaan yang sudah IPO terlebih dulu seperti Grab dan SEA sedang mengalami penurunan nilai cukup tajam, terkoreksi hampir dua pertiga-nya di bursa New York dan NASDAQ.
Rencana IPO GoTo seperti yang dilaporkan Nikkei Asia awal Maret lalu ditawarkan dengan nilai saham pada range Rp316 sampai Rp 346. Pada harga tersebut maka valuasi GoTo bisa bernilai sekitar 28,8 miliar dolar AS. Ini akan menjadi perusahaan Tbk terbesar keempat yang listed di BEI.
GoTo didirikan pada Mei 2021 sebagai hasil merger antara Gojek dan Tokopedia. Gojek dikenal aplikasi super terbesar, sementara Tokopedia adalah e-commerce jumbo di domestik. Kombinasi bisnis Ini yang membedakan GoTo dengan Grab dan SEA. Kekuatan GoTo ditunjang oleh sekitar dua setengah juta riders dan 14 juta merchant.
Potensi IPO GoTo
