Quo Vadis Kereta Cepat Jakarta Bandung
Perlu Terobosan Atasi Cost Overrun
Adanya kemandekan progres proyek akibat hal di atas memerlukan upaya terobosan. Apalagi dalam perhitungan cost overrun diperkirakan kebutuhan tambahan investasi sebesar US$ 1,6 milyar . Sehingga nilai investasi yang dibutuhkan proyek ini bisa berkisar US$ 7,6 – 8,0 milyar. Melihat hal itu, CDB sebagai kreditur berpikir proyek ini akan memiliki risiko yang semakin meningkat. Oleh karena itu, CDB meminta pemegang saham untuk menambah setoran modal.
Pemerintah sudah memutuskan untuk memberikan PMN sebesar Rp 4 trilyun kepada KAI sebagai lead konsorsium BUMN. Namun, angka ini masih jauh dari kebutuhan yang diperlukan untuk penyelesaian proyek. Dibutuhkan upaya lain termasuk upaya relaksasi bank kreditur yang diplomasinya sudah dijalankan Presiden dalam kunjungan ke China pada akhir Juli 2022.

