Depresiasi Rupiah dan Implikasinya Bagi BUMN
Pada sisi lain depresiasi rupiah juga punya dampak positif. Korporasi Indonesia yang punya proporsi ekspor tinggi tentu akan mendapatkan dampak positif. BUMN yang berorientasi pasar ekspor seperti Pertambangan MIND ID, Perkebunan PTPN, dan lain-lain agar bisa memanfaatkan trend kenaikan harga ini untuk memitigasi tergerusnya neraca perdagangan.
Depresiasi rupiah juga dapat meningkatkan daya saing BUMN di pasar domestik dibandingkan dengan perusahaan multinasional yang mengimpor produk dan jasa. Hal ini karena produk dan jasa BUMN akan menjadi lebih murah dibandingkan dengan produk dan jasa impor.
Langkah antisipasi tentu perlu terus dilakukan seluruh stakeholder perekonomian nasional menghadapi potensi krisis ekonomi ke depan. Dari sisi BUMN maka mereka perlu meningkatkan efisiensi operasional mereka untuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan profitabilitas. Disamping itu perusahaan negara perlu melakukan diversifikasi sumber pendanaan mereka untuk mengurangi ketergantungan pada pendanaan dalam mata uang asing.
Langkah strategis lain maka BUMN perlu melakukan Langkah disiplin dalam melakukan Hedging. BUMN dapat melakukan hedging untuk melindungi diri dari risiko fluktuasi nilai tukar rupiah.
Disisi yang positif tentu depresiasi rupiah juga ada dampak positif terkait peningkatan daya saing ekspor. BUMN perlu meningkatkan ekspor produk dan jasa mereka untuk memanfaatkan keuntungan dari depresiasi rupiah.
Toto Pranoto -Dewan Pakar BUMNINC
