Menakar Daya Tahan Pertamina
Apa yang harus dilakukan Pertamina? Dari sudut strategi korporasi, tentu ada dua hal utama yang harus dikerjakan.
Pertama dari sudut penyederhaaan struktur biaya dimana tujuan efisiensi biaya harus segera dilaksanakan. Beberapa aksi korporasi terkait peningkatan kapasitas new refinery plant perlu segera direalisir.
Demikian pula peningkatan kapasitas distribusi yang menjangkau sampai pulau terluar perlu ditingkatkan. Demikian pula efisiensi yang harus dikejar dari berbagai impor produk BBM yang dikendalikan oleh Internal Supply Chain Pertamina.
Tentu beberapa Langkah ini bisa membuat cost structure Pertamina dalam jangka Panjang bisa semakin kompetitif.
Kedua tentu strategi terkait peningkatan revenue korporasi dari produk komersial yang dioperasikan. Sumber utama tentu baik peningkatan penjualan di sektor hulu maupun hilir Pertamina.
Di sektor hulu upaya peningkatan lifting harus menjadi prioritas, baik di domestic maupun ladang minyak yang ada di mancanegara. Beberapa kejadian di domestik dimana kemampuan lifting yang menurun dari pengoperasian blok terminasi yang saat ini dikendalikan Pertamina harus menjadi perhatian.
Sementara itu dari sector hilir, Pertamina bias mengoperasikan sejumlah produknya supaya bisa berkinerja lebih baik, termasuk sektor energi baru terbarukan (EBT). Tentu butuh investasi besar untuk pengembangan EBT ini.



